Rujukan Belajar IPA tentang Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Dilengkapi Video Pembelajaran

Rujukan Belajar IPA tentang Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Dilengkapi Video Pembelajaran

Hallo sahabat gen, Assalamualaikum warahmatullah wabarakatu. Gimana kabar harian kalian di bulan ini? tugas masing numpuk? Tetap semangat dan selalu jaga Kesehatan yang terpenting. Pada kesempatan yang spesial ini, kita akan belajar Bersama bab 2 dengan pokok pembahasan Klasifikasi Makhluk Hidup dan kita sampai pada unit ketujuh yaitu tentang sistem klasifikasi 5 kingdom.

sistem klasifikasi 5 kingdom

Kalian masih berada di kompetensi dasar 3.2 pada bab 2 ini, dengan tujuan pembelajaran yang perlu dicapai saat ini, yaitu kalian mampu untuk menyebutkan perbedaan karakteristik antara kingdom yang ada pada sistem klasifikasi 5 kingdom. Baik sahabat gen, sebelum kita memulai pelajaran ini, jangan lupa untuk berdoa terlebih dahulu, semoga pembelajaran kali ini dilancarkan dan kita dimudahkan untuk menguasai materi yang akan dibahas. jika sudah, kita lanjut.

PENDAHULUAN

Dikesempatan kali ini kita akan mengenal secara singkat mengenai kerajaan makhluk hidup pada sistem klasifikasi 5 kingdom. Setelah unit sebelumnya dibahas tentang perbedaan makhluk hidup dan benda tak hidup, kemudian ciri-ciri makhluk hidup, maka di unit ini kita masuk pada pembahasan mengenai klasifikasi makhluk hidup. 

Unit ini dipelajari mengingat ragam jenis makhluk hidup sangat banyak, sehingga untuk memudahkan mengenal dan mempelajarinya diadakan penggolongan atau pengklasifikasian makhluk hidup. Pada sistem klasifikasi 5 kingdom ini, kita akan mengenal kerajaan makhluk hidup berupa Kingdom monera atau kerajaan bakteri, Kingdom protista, Kingdom fungi atau kerajaan jamur, Kingdom plantae atau kerajaan tumbuhan, dan kingdom animalia atau kerajaan hewan.

Jika kalian lebih tertarik belajar dengan video pembelajaran audio visual karena lebih mudah memahami materinya ketimbang harus membaca materi yang panjang ini, kalian bisa mengakses video pembelajaran sistem klasifikasi 5 kingdom yang ada di bawah ini. kalian juga bisa mengakses video pembelajaran klasifikasi makhluk hidup yang lain melalui channel youtube gen sukses media secara gratis.

KINGDOM MONERA

Pertama kita akan mengenal kingdom monera atau kerajaan bakteri. Kingdom Monera memiliki ciri-ciri bersifat mikrokopis (harus menggunakan mikroskop untuk dapat melihat), bersel tunggal (uniseluler), tidak memiliki membran inti (prokariotik), dan mampu berkembang biak dengan membelah diri.

Sahabat gen, Bakteri dalam kehidupan manusia ada yang merugikan karena menyebabkan penyakit (disebut sebagaib bakteri patogen) dan ada bakteri yang menguntungkan atau tidak menyebabkan penyakit (disebut sebagai bakteri apatogen). Contoh bakteri patogen yaitu Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC (tuberculosis paru). Adapun Contoh bakteri apatogen yaitu Escherichia coli yang membantu proses pembusukan sisa makanan untuk menghasilkan Vitamin K.

KINGDOM PROTISTA

Kedua, kita akan mengenal kingdom protista. Kingdom Protista memiliki ciri-ciri: bersel tunggal (uniseluler), memiliki membran inti (eukariotik), dan mampu berkembang biak. Kelompok Protista ada yang bersifat mikroskopis (harus menggunakan mikroskop untuk dapat melihat) dan makroskopis (dapat dilihat tanpa harus menggunakan mikroskop). Beberapa contoh Protista mikroskopis yaitu: Amoeba, Paramecium, Dictyostelium discoideum, Saprolegnia sp., Physarium polycephalum, dan Phytophtora infestans. Adapun Beberapa contoh Protista makroskopis yaitu: Eucheuma spinosum (alga merah), Ulva sp. (alga hijau), Fucus sp. (alga coklat), dan Gracillaria sp.

Kingdom protista ini terbagi lagi menjadi 3 kelompok utama, yaitu ada protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan, dan protista mirip jamur.

  1. Protista mirip hewan disebut juga dengan protozoa. Protista jenis ini memiliki kedekatan dengan hewan. Sifatnya hampir sama seperti hewan, yaitu heterotrof atau tidak dapat membuat makanannya sendiri dan bisa bergerak aktif. Nah, bedanya dari kingdom Animalia adalah jumlah selnya, Protozoa merupakan organisme uniseluler atau bersel tunggal. Contohnya yang sering kita dengar adalah amoeba, paramaecium, dan euglena.
  2. Protista mirip jamur memiliki sifat heterotrof dan bisa membentuk struktur filamen. Mirip jamur banget kan?. Namun, Protista mirip jamur tidak bisa dimasukkan ke dalam kingdom Fungi, karena ia tidak bisa menghasilkan kitin. Dinding selnya terdiri dari selulosa, lebih mirip dengan alga (Protista mirip tumbuhan), tidak seperti jamur. Mereka juga berkembang biak dengan membentuk spora. Sama seperti jamur, mereka juga tidak bergerak ya, sahabat gen.
  3. Protista mirip tumbuhan merupakan organisme bersel satu atau bersel banyak yang bentuknya seperti benang. Protista ini memiliki klorofil dan mampu menghasilkan makanan sendiri. Bentuk protista ini tidak dapat dibedakan sebab antara akar, daun, dan batangnya memiliki rupa yang sama. Karena itulah, protista ini hanya disebut mirip dengan tumbuhan.

KINGDOM FUNGI

Ketiga, kita akan mengenal kingdom fungi atau kerajaan jamur. Kingdom fungi atau jamur merupakan kelompok makhluk hidup yang memeroleh makanan dengan cara menguraikan bahan organik makhluk hidup yang sudah mati. Jamur tidak berkhlorofil, jamur berspora (Jamur berkembang biak menggunakan spora yang dihasilkan oleh sporangium), jamur tidak mempunyai akar, batang, dan daun.  Jamur ada yang bersifat saprofit (hidup dan makan dari bahan organik yang sudah mati atau yang sudah busuk) dan parasit (hidup dan mengisap makanan dari organisme lain yang ditempelinya). Tubuh jamur terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Hifa saling bersambungan membentuk miselium. Contoh kelompok jamur yaitu jamur kayu, jamur merang, jamur tiram, ragi tape, dan jamur roti.

KINGDOM PLANTAE

Kita masuk pada kingdom keempat gen, yaitu kingdom plantae atau kerajaan tumbuhan. Kingdom Plantae adalah kelompok tumbuhan, dibagi lagi ke dalam beberapa divisio, yaitu Lumut (Bryophyta), Paku-pakuan (Pteridophyta), serta tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh, tumbuhan dapat dibedakan atas dua kelompok besar yaitu: tumbuhan tidak berpembuluh (Thallophyta) dan tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta).

Tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang tidak memiliki berkas pengangkut. Kelompok tumbuhan ini tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Contoh kelompok tumbuhan tak berpembuluh adalah lumut-lumutan. Adapun Kelompok Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki berkas pengangkut dan sudah dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Tumbuhan berpembuluh disebut juga tumbuhan berkormus. Tumbuhan berkormus terdiri atas dua kelompok, yaitu kormofita berspora dan kormofita berbiji. Kormofita berspora tidak mempunyai bunga misalnya tumbuhan paku (Pteridophyta), sedangkan kormofita berbiji mempunyai bunga dan biji yang didalamnya termasuk kelompok spermatophyte atau tumbuhan berbiji.

KINGDOM ANIMALIA

Terakhir kita akan mengenal kingdom animalia atau kerajaan hewan. Animalia merupakan kelompok hewan, kelompok inilah yang hidup di muka bumi dengan memiliki banyak ragam karakteristik, dari sisi ukuran ada yang sangat kecil dan ada juga yang sangat besar. Pengelompokan hewan yang didasarkan pada keberadaan ruas tulang belakang pada tubuhnya dibagi dua kelompok yaitu kelompok hewan yang tidak memiliki ruas tulang belakang (avertebrata atau sering juga disebut invertebrata) dan kelompok hewan yang memiliki ruas tulang belakang (vertebrata). Apa saja hewan yang termasuk diantara keduanya? Simak terus gen!

Kelompok Hewan Avertebrata

Kita akan mengenal kelompok Hewan yang Tidak Memiliki Ruas Tulang Belakang (Avertebrata) terlebih dahulu. Kelompok hewan ini dibagi lagi menjadi beberapa kelompok, yaitu sebagai berikut.

  1. Hewan avertebrata yang pertama adalah Hewan Bersel Satu (Protozoa). Hewan ini memiliki tubuh hanya satu sel sehingga disebut bersel satu. Karena tidak bisa memproduksi makanan sendiri maka hidupnya menumpang pada makhluk hidup lain sebagai parasit. Hewan ini bergerak menggunakan kaki semu, atau bulu cambuk, atau bulu getar. Perkembangbiakan dengan membelah diri (tak kawin) dan konjugasi (kawin). 
  2. Hewan avertebrata yang kedua adalah Hewan Berongga (Coelenterata). Hewan ini hidupnya di air, tubuhnya berongga, memiliki tentakel untuk menangkap makanan dan alat peraba, bentuk tubuh yaitu polip (menempel) atau medusa (melayang-layang di air). 
  3. Hewan avertebrata ketiga adalah Hewan Berpori (Porifera). Hewan ini hidup di air, permukaan tubuh seluruhnya berpori-pori, memiliki rangka dari zat tanduk.
  4. Ada kelompok Cacing pipih (Platyhelminthes). Cacing ini hanya memiliki satu lubang yaitu mulut untuk memasukkan makanan dan mengeluarkan sisa makanan, tidak mempunyai rongga dan anus. Contoh: Cacing Hati dan Cacing Pita.
  5. Cacing gilig (Nemathelminthes). Tubuh cacing ini bulat panjang, tidak bersegmen, memiliki mulut dan anus, berkembang biak secara kawin. Contoh: Cacing perut, Cacing kremi, dan Cacing tambang.
  6. Cacing gelang (Annelida). Tubuh cacing ini beruas-ruas tersusun seperti cincin, memiliki mulut dan anus, terdapat rongga badan antara kulit badan dan dinding. Contoh: Cacing Tanah, Lintah, dan Pacet.
  7. Selanjutnya ada kelompok hewan ketujuh yaitu hewan Lunak (Mollusca). Tubuh hewan ini lunak banyak mengandung lendir, terbungkus oleh mantel atau juga cangkang yang tersusun dari zat kapur. Contoh hewan ini ada siput, kerang, dan cumi-cumi.
  8. Kelompok hewan avertebrata kedelapan ada Hewan Berbuku-buku (Arthropoda). Tubuh hewan ini terdiri atas kepala, dada, dan perut. Memiliki indra yang peka terhadap terhadap sentuhan panas, bau-bauan, matanya merupakan mata majemuk yaitu terdiri atas beribu-ribu mata kecil yang berbentuk segi enam disebut mata faset. Contohnya ada hewan lebah, laba-laba, udang, dll.
  9. Kelompok hewan kesembilan avertebrata adalah Hewan Berkulit Duri (Echinodermata). Tubuh hewan ini diselimuti dengan kulit duri, terdapat lempeng dari zat kapur, bergerak menggunakan kaki ambulakral yang merupakan tabung dengan alat pengisap yang digunakan untuk melekat di dasar permukaan. Alat pencernaan yaitu mulut, usus, dan anus. Alat pernafasan menggunakan insang yang tersebar di seluruh permukaan tubuh. Mempunyai daya regenerasi yaitu kemampuan untuk menumbuhkan kembali bagian tubuh yang terputus. Perkembangbiakan secara kawin. Sistem syaraf menyebar ke seluruh tubuh. Contoh: Bintang Laut, Teripang, dan Landak Laut.

Kelompok Hewan Vertebrata

Baik sahabat gen, setelah sebelumnya kita mengenal kelompok hewan avertebrata atau invertebrata, selanjutnya kita akan mengenal kelompok hewan vertebrata atau hewan beruas tulang belakang. Kelompok hewan ini dibagi lagi menjadi lima kelompok, yaitu sebagai berikut

  1. Kelompok hewan vertebrata pertama adalah Ikan (Pisces). Ikan hidup di air bernafas menggunakan insang. Beberapa organ seperti sirip berfungsi untuk menentukan arah gerak dan gurat sisik untuk mengetahui tekanan air. Ikan termasuk hewan berdarah dingin (poikiloterm) yaitu suhu tubuh disesuaikan dengan lingkungan. Perkembangbiakan dengan cara bertelur yang dibuahi di luar tubuh atau disebut dengan pembuahan eksternal. Contoh: Ikan Lele, Ikan Patin, Ikan Mujair, Ikan Tongkol, Ikan Salem, dan Ikan Gurami.
  2. Kelompok hewan vertebrata selanjutnya adalah Amfibi (Amphibia). Hewan ini dinamai amfibi karena siklus hidupnya bisa dikatakan berada di dua alam yaitu di air (contohnya berudu atau kecebong) dan di darat (katak dan kodok), sehingga alat pernafasannya juga ada dua yaitu insang (saat masih berudu) dan paru-paru (saat sudah dewasa) semasa berada di siklus hidupnya. Seperti pada ikan, hewan amfibi juga termasuk hewan berdarah dingin (poikiloterm) yaitu suhu tubuh disesuaikan dengan lingkungan. Contoh: Katak Hijau.
  3. Kelompok hewan vertebrata ketiga setelah amfibi adalah Reptil (Reptilia). Hewan ini berkulit keras, kering, dan bersisik, pada ular sisiknya mengelupas saat ganti kulit. Reptil juga berdarah dingin (poikiloterm). Perkembangbiakan dengan bertelur yang dibuahi di dalam tubuh betina (pembuahan internal). Contoh: Kadal, Ular, dan Buaya.
  4. Kita lanjut pada kelompok hewan vertebrata keempat gen, yaitu kelompok hewan burung (Aves).  Hewan burung diseliputi dengan bulu yang berfungsi untuk terbang dan melindungi tubuh, tulangnya berongga sehingga ringan. Burung termasuk hewan berdarah panas (homoioterm) yaitu suhu tubuh tetap. Perkembangbiakan dengan bertelur yang dibuahi di dalam tubuh betina (internal). Contoh: Burung Merpati, Burung Pipit, Burung Gelatik, Burung Gereja, Burung Kutilang, dan Burung Walet.
  5. Kita lanjut pada kelompok hewan vertebrata kelima gen, yaitu kelompok mammalia (hewan menyusui). Hewan menyusui mempunyai kelenjar susu, perkembangbiakan dengan melahirkan anak, bernafas dengan paru-paru. Hewan menyusui berdarah panas (homoioterm) yaitu suhu tubuh tetap. Hewan ini ada yang hidup di darat misal: Tikus, Marmut, Tupai, Kalong, Kampret, Monyet, Orang Utan, dan lain-lain. Ada juga yang hidup di air misal: Lumba-lumba, Mammalia Paus.

PENUTUP

Demikian tadi sahabat gen mengenai pembelajaran kita pada Bab 2 tentang klasifikasi makhluk hidup dan unit 7 tentang Sistem Klasifikasi 5 Kingdom, untuk memperkuat pengetahuanmu, kamu dapat mengulangi materi ini di waktu lain. Akhir kata terima kasih dan wassalamualaikum warahmatullah wabarakatu.
referensi: Widodo, Wahono. 2016. Ilmu Pengetahuan Alam. Kemendikbud dan Iskandar, Harris. 2017. Makhluk Hidup dan Benda di Sekitar Kita. Kemendikbud.

Belum ada Komentar untuk "Rujukan Belajar IPA tentang Sistem Klasifikasi 5 Kingdom Dilengkapi Video Pembelajaran"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel