Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan - Biologi Kelas 12 (SMA)

"Penulis: Andika (Gen Sukses Media, 2020)"
Pendahuluan
Berbicara tentang pertumbuhan dan perkembangan, maka kita berbicara tentang apa yang terjadi selama ini pada diri kita. Melihat fenomena yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan sangatlah mudah. Mulai dari membayangkan perbandingan ukurang tubuh saat kita masih kecil dengan saat kita sekarang, sampai membayangkan perbandingan perilaku-perilaku kita saat masih kecil dengan saat kita yang sekarang. Begitu pula dengan halnya lingkungan sekitar kita, terdapat banyak fenomena yang menunjukkan terjadinya suatu pertumbuhan dan perkembangan. Misalnya pohon yang semakin tinggi dan membesar dengan menghasilkan bunga dan buah, serta hewan-hewan yang memiliki tubuh yang besar seiring berjalannya waktu. Itu semua menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan akan selalu ada di sekitar kita. Baik pada diri kita sendiri ataupun pada objek berupa makhluk hidup lainnya.
konsep pertumbuhan dan perkembangan biologi kelas 12
Namun sampai sekarang ini, mungkin sebagian dari kita masih bingung tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan ini. Kita masih sulit membedakan mana fenomena yang menunjukkan pertumbuhan dan mana fenomena yang menunjukkan perkembangan. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kita akan belajar bersama mengenai konsep pertumbuhan dan perkembangan tersebut. 

Hubungan Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan
Hal yang perlu diperhatikan disini sebelum melangkah lebih jauh adalah bahwa antara pertumbuhan dan perkembangan memiliki hubungan berupa definisi yang sama, yaitu berkaitan dengan Perubahan. Namun, secara khusus antara pertumbuhan dan perkembangan ini memiliki konsep yang berbeda. Pertumbuhan ini menunjukkan perubahan secara kuantitatif, sedangkan perkembangan ini menunjukkan perubahan secara kualitatif. Maksud dari pertumbuhan menunjukkan perubahan kuantitatif adalah menunjukkan perubahan bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh baik sebagian atau keseluruhan dengan dapat dilakukan pengukuran (misalnya dalam kategori berat, tinggi, maupun panjang). Sedangkan maksud dari perkembangan menunjukkan perubahan kualitatif adalah menunjukkan perubahan bertambahnya struktur tubuh dan fungsi tubuh ke arah yang lebih kompleks yang dalam hal ini tidak dapat di ukur dengan alat ukur (misalnya dalam kategori kemampuan berbicara, kemampuan gerak, dan kemampuan sosial).

Konsep Pertumbuhan
Jika kita merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan mencari mengenai makna Pertumbuhan, kita akan menemukan bahwa Pertumbuhan berasal dari Kata "Tumbuh" yang memiliki arti Tambah Besar atau Sempurna. 
Menurut Soetjiningsih (2015), bahwa pertumbuhan merupakan pertambahan jumlah sel, ukurang sel, dimensi pada tingkat sel, organ serta individu. Dalam hal ini pertumbuhan yang terjadi pada anak bukan hanya menunjukkan bertambahnya ukuran fisik saja, melainkan struktur organ tubuh juga ikut bertambah termasuk dari organ utama seperti otak. Pertumbuhan ini pada umumnya hanya dibatasi pada perubahan yang berkaitan dengan struktural dan fisiologis untuk membentuk jasmani seseorang mulai dari saat orang tersebut masih dalam keadaan janin (periode prenatal), setelah lahir, hingga mencapai umur kedewasaan tertentu. 
Hal yang menjadi pertanyaan mengapa ada seseorang yang berhenti untuk mengalami pertumbuhan?. Untuk menjawab hal tersebut, kutipan dari Kartono (2013) bahwa pertumbuhan sifatnya adalah sementara. Ada kalanya pada usia tertentu seseorang sudah mencapai kematangan fisiknya dalam kategori proses pertumbuhan. Dalam proses kematangan fisik tersebut, seseorang tidak lagi mengalami peningkatan pertumbuhan secara fisik baik itu bertambah tinggi ataupun bertambah besar.

Konsep Perkembangan
Untuk perkembangan, jika kita merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), didapat bahwa kata Perkembangan berasal dari kata "Kembang" yang memiliki arti berupa menjadi lebih baik.
Menurut Yusuf (2011) bahwa Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada seseorang atau organisme lain dalam hal menuju tercapainya kedewasaan atau kematangan yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan. Perkembangan lebih menekannkan pada aspek fungsional akibat dari adanya proses pertumbuhan serta proses belajar selama kurun waktu tertentu yang membawa seseorang pada tercapainya kedewasaan. Dalam hal ini, Perkembangan menuntun terjadinya perubahan yang berkaitan dengan perubahan kognitif, fungsi biologis tubuh, dan sosioemosional dengan berlangsung secara terus menerus hingga akhir hayat.

Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan
Ciri-Ciri Pertumbuhan
Berikut ini adalah beberapa ciri pertumbuhan yang dikategorikan dalam 4 perubahan.
  1. Perubahan Ukuran. Kategori perubahan ini paling tampak ketika umur seseorang semakin meningkat. Peningkatan umur seseorang membawa perubahan terhadap peningkatan berat badan, pertambahan tinggi, dan perbesaran organ-organ sesuai dengan kebutuhan tubuh. Tentunya perubahan ukuran ini akan berjalan jika seseorang tidak mengalami kecacatan ataupun penyakit tertentu.
  2. Perubahan Proporsi. Kategori perubahan ini menampakkan adanya proporsi tubuh yang berbeda antara pada masa ketika anak-anak, remaja, dan ketika dewasa. Misalnya proporsi bentuk tubuh anak bayi akan berbeda dengan proporsi bentuk tubuh orang dewasa.
  3. Hilangnya ciri-ciri terdahulu. Ciri pertumbuhan membawa pada seseorang kehilangan ciri-ciri terdahulu seperti seiring peningkatan usia seseorang akan kehilangan atau terlepas gigi susu-nya.
  4. Timbulnya ciri-ciri baru. Kategori perubahan ini terjadi karena kematangan dari fungis organ-organ tubuh. Misalnya, munculnya gigi tetap yang menggantikan gigi susu yang terlepas.
Ciri-Ciri Perkembangan
Berikut ini adalah beberapa ciri perkembangan yang dikategorikan dalam beberapa ciri.
  1. Perkembangan Melibatkan Perubahan. Proses perkembangan beiringan dengan proses pertumbuhan. Disetiap pertumbuhan akan selalu diiringi dengan pematangan fungsi tubuh, seperti kematangan fungsi organ-organ tubuh.
  2. Perkembangan Awal menentukan Perkembangan Selanjutnya. Ciri perkembangan ini menggambarkan bahwa perkembangan akan berjalan bertahap atau sistematis. Seorang anak tidak akan mampu berjalan sebelum ia mampu untuk berdiri. Tahap ini akan berjalan secara berurutan dan tidak akan terbalik. 
  3. Perkembangan Memiliki Kecepatan yang Berbeda. Ciri perkembangan adalah berkaitan dengan waktu yang berbeda, layaknya apa yang terjadi pada proses pertumbuhan. Pada awalnya bagian berupa tangan dan kaki akan lebih berkembang dibandingkan bagian tubuh lainnya yang terjadi di masa tertentu untuk berkembangan.
  4. Perkembangan Berkolerasi dengan Pertumbuhan. Proses tersebut tidak akan terpisahkan. Semakin seseorang mengalami pertumbuhan yang pesat, maka proses perkembangan akan berhubungan langsung dengan pertumbuhan tersebut. Kecuali, jika seseorang mengalami gangguan genetik ataupun masalah kelainan lainnya.
Di postingan berikutnya akan dilanjutkan mengenai materi-materi yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk kalian, dan terima kasih telah membaca sedikit artikel kali in. Sampai jumpa di postingan artikel materi berikutnya. 
“wallahu a’lam bis-shawab” (hanya Allah yang lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya)

Belum ada Komentar untuk "Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan - Biologi Kelas 12 (SMA)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel