Materi Pengantar tentang SEL (Cell) - Biologi Kelas 11

“Penulis: Andika (Gen Sukses Media, 2020)”
Pendahuluan
Pada kelas sepuluh kemarin, kalian pastinya sudah mempelajari materi Biologi mengenai Ruang Lingkup Biologi. Salah satu yang dipelajari dalam Ruang Lingkup Biologi tersebut adalah tentang tingkatan organisasi kehidupan yang terdiri dari tingkat molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, komunitas, dan ekosistem. Namun materi tersebut hanya dipelajari secara garis besarnya saja. Lain halnya untuk sekarang ini, di awal kelas sebelas, kalian akan hadapkan dengan fokusan materi yang dipelajari yaitu berupa materi tentang Sel (Cell).
Materi Pengantar tentang Sel (Cell)

Beberapa materi pokok yang akan kalian pelajari berkaitan dengan sel ini diantaranya adalah:
  1. Komponen Kimiawi penyusun sel
  2. Kegiatan sel sebagai unit structural dan fungsional makhluk hidup
  3. Transport membran
  4. Sintesis protein untuk menyusun sifat morfologis dan fisiologis sel
  5. Reproduksi sel sebagai kegiatan untuk membentuk morfologi tubuh dan memperbanyak sel tubuh.
Pada beberapa kesempatan juga, kalian akan diberikan kesempatan untuk mengamati komponen penyusun sel dari berbagai jenis sel makhluk hidup dengan menggunakan alat berupa mikroskop, tentunya ini kembali pada setiap masing-masing guru kalian, sebab guru kalian yang menentukan apakah diadakan kegiatan praktikum pengamatan sel atau tidak. Sebenarnya hal ini penting untuk dilakukan sebab salah satu teknis mempelajari sel adalah menggunakan alat berupa mikroskop.
 
Pengantar Materi Sel
Berdasarkan rujukan dari Modul Konsep Dasar Sel, tulisan Issoegianti, Istilah untuk SEL pertama kali dikemukakan oleh ilmuan bernama Robert Hooke pada tahun 1665, yang mana pada saat ini Robert Hooke mengamati objek berupa sayatan gabus dengan menggunakan mikroskop sederhana. Pada pengamatan tersebut Ia menumukan suatu struktur berupa kamar-kamar kosong (menyerupai sarang lebah) yang kemudian diberi nama Cella. Dari sinilah penelitian tentang objek kecil yang dianggap sel tersebut berkembang. Berikut ringkasan perkembangan dari penelitian sel tersebut.
  1. Ilmuan bernama Purkinye pada tahun 1839 mengamati bahwa pada cella tersebut terdapat struktur berupa zat mengalir (fluid) yang menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan
  2. Ilmuan bernama Dujardin pada tahun 1855 menemukan bahwa di dalam cella tersebut terdapat struktur berupa cairan kental. Inilah awal dari dikenalnya istilah Protoplasma
  3. Ilmuan bernama Robert Brown, mengamati adanya struktur inti dari cella tersebut yang kemudian dikenal sebagai nukleus
  4. Selama kurang lebih 15 tahun setelahnya, Gabungan ilmuan yang terdiri dari Dutrochet, Mathias von Schleiden, dan Schwan menemukan hal yang serupa untuk memperkuat adanya komponen berupa protoplasma tersebut.
Teori tentang sel kemudian berkembang setelah dua ilmuan yang terdiri dari Schwann dan Schleiden yang kemudia mengemukakan dua teori penting, yaitu menyatakan bahwa
  • Semua makhluk hidup terdiri dari satu atau lebih sel yang bernukleus
  • Sel merupakan kesatuan fungsi terkecil
Kedua teori tersebut menjadi postulat teori tentang sel, yang kemudian setelahnya postulat teori tersebut dilengkapi oleh ilmuan bernama Rudolf Virchow. Sehingga terdapat tiga postulat teori tentang sel yang dipakai hingga saat ini. Teori yang dikemukakan oleh Rudolf Virchow adalah bahwa:
  • Semua sel berasal dari sel sebelumnya dengan jalan pembelahan (Omnie cellula e cellula)
Oleh karena itu hingga saat ini, dalam Biologi kita mengenal bahwa sel merupakan kumpulan materi sederhana yang dapat menjalankan kehidupan dan merupakan unit penyusun semua makhluk hidup. Sehingga sel merupakan unit struktural terkecil dari suatu makhluk hidup dan merupakan unit fungsional terkecil dari suatu makhluk hidup.

Mengapa dikatakan sebagai Unit Terkecil Kehidupan?
Hampir di setiap sumber bacaan yang kalian temui pasti mengatakan bahwa sel merupakan unit terkecil kehidupan; sel merupakan unit struktural terkecil dari makhluk hidup; sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari suatu makhluk hidup. Diantara kalimat tersebut pasti ada dalam bacaan-bacaan yang membahas tentang sel. Tetapi yang terpenting adalah alasan mengapa sel ini bisa dikatakan sebagai unit terkecil dari suatu makhluk hidup. Pertanyaan ini pasti terkadang muncul ketika kita lupa konsep tentang sel tersebut.
Sel dikatan sebagai unit terkecil dari suatu makhluk hidup sebab sel tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil untuk berdiri sendiri. Maksudnya, sel tersebut menjadi bagian terkecil dari makhluk hidup yang masih mampu untuk berdiri sendiri dan melaksanakan proses kehidupan (menjalankan mekanisme kehidupan tertentu). Lantas bukankah di dalam sel masih ada komponen yang lebih kecil?. Betul, dalam sel masih terdapat komponen-komponen penyusun sel yang lebih kecil, akan tetapi mereka menjalankan fungsi dan peranan masing-masing menciptakan satu kesatuan yang utuh disebut dengan "sel". Komponen yang ada dalam sel bukan merupakan suatu unit, karena ketika dipisahkan satu dengan lainnya, komponen tersebut tidak akan berfungsi dan berjalan dengan semestinya (tidak dapat berdiri sendiri).

Apa yang Bisa Dipelajari dari Sel?
Perlu kalian ketahui bahwa sel yang selama ini dikenal sebagai unit terkecil dari makhluk hidup merupakan bagian terpenting dalam perkembangan mempelajari biologi, terutama yang berkaitan dengan organisme di era kedepannya. Mengapa hal itu bisa terjadi? Sebab, kalian tahu sendiri bahwa sel tersebut sebagai unit terkecil yang pastinya tidak terlewatkan untuk terus dipelajari, apalagi sel mewakili system kehidupan dengan karakteristik adanya DNA dan komponen-komponen penting dalam sel. Semakin kedepan pengetahuan tentang sel dan komponennya akan terus berkembang seiring dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang membawa pada penemuan-penemuan berbagai alat canggih yang membantu peneliti untuk mengetahui lebih banyak tentang sel tersebut.
Pengetahuan tentang sel tentu membawa kita mengetahui bagaimana tingkatan organisasi pada sel, terutama mekanisme apa yang terjadi pada sel tersebut. Tanpa adanya tingkatan sel dan kumpulan sel-sel yang menyusun tubuh kita, maka kita tidak akan utuh seperti sekarang ini. Tubuh kita tidak akan terbentuk layaknya apa yang ada pada diri kita saat ini. Maka mempelajari tentang sel penting untuk kita lakukan sebab dapat menjadi dasar untuk mengetahui bagaimana suatu individu dapat terbentuk, dan tentunya ini pula dapat menambah rasa syukur kita atas penciptaan yang luar bisa pada diri kita dengan segala mekanisme kerja yang rumit meskipun yang kita pelajari masih sebatas tingkatan kehidupan berupa sel.

Semoga ini semua membawa kita pada mengagumi keberadaan allah azza wa zalla yang mana telah menciptakan kita dengan sebaik-baik penciptaannya. Dan seluruh apa yang ada di diri ini dapat kita syukuri dengan penuh rasa syukur.

“wallahu a’lam bis-shawab” (hanya Allah yang lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya).
Semoga postingan artikel kali ini bermanfaat untuk penulis maupun kalian sebagai pembaca. Terima kasih sudah hadir di website ini, mohon maaf jika terdapat kekurangan, dan sampai bertemu di postingan berikutnya yang berkaitan dengan “SEL”.

Belum ada Komentar untuk "Materi Pengantar tentang SEL (Cell) - Biologi Kelas 11"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel